15. Nutrisi Dan Menopause (2)

Published by Robert on

A In the premenopausal years, pulsatile launch of gonadotropin-releasing hormone (GnRH; indicated by arrows) stimulates the synthesis and launch of follicle-stimulating hormone (FSH) and luteinizing hormone (LH) from the anterior pituitary gland. Masa pramenopause, menopause dan pascamenopause dikenal sebagai masa klimakterium sedangkan keluhan-keluhan yang terjadi pada masa tersebut disebut sebagai sindroma klimakterik (Camellia 2008). Dengan berkurangnya estrogen pada saat menopause maka tubuh wanita menjadi rentan terhadap risiko penyakit jantung. Sebenarnya secara linguistik, istilah yang lebih tepat adalah menocease yang berarti berhentinya masa menstruasi. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara umur pertama mendapat haid pertama dengan umur sewaktu memasuki menopause. Akibat perubahan organ reproduksi maupun hormon tubuh pada masa menopause mempengaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang wanita.menopause

Jika ingin mencegah menopause lebih awal dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berhenti merokok, serta mengonsumsi makanan yang baik misalnya sejak masih muda rajin mengonsumsi makanan sehat seperti kedelai, kacang merah, bengkoang, atau pepaya (Baziad. Juga bisa didapat dari biji-bijian gandum, wijen, biji bunga matahari dan kacang tunggak.menopause

Secara umum, perempuan akan kehilangan massa tulangnya antara forty-60 persen, lebih besar dibanding pria. Aksi peristiwa ini mengakibatkan peningkatan FSH menjadi menetap, yang dapat menjadi tanda bahwa menopause sudah dekat (Thompson 2003). Menurut Takesihaeng (2000) masa menopause adalah keadaan dimana seseorang berhenti dari masa haidnya selamanya. Rasa panas ini sering diikuti timbulnya warna kemerahan pada kulit dan berkeringat.menopause

Beberapa gejala psikologis yang menonjol ketika menopause adalah mudah tersinggung, sukar tidur, tertekan, gugup, kesepian, tidak sabar, tegang (tension), cemas dan depresi. Terkadang wanita belum siap untuk menghadapi masa ini karena mereka selalu beranggapan bahwa seorang wanita yang telah mendapatkan/ mengalami menopause gairah seksualnya juga akan menurun. Operasi pengangkatan indung telur (oophorectomy) akan mengakibatkan menopause dini.

Oleh karenanya seorang perempuan yang mengalami menopause bukan berarti otomatis/ langsung menurun gairah seksualnya. Penelitian Agoestina pada tahun 1982 di Bandung menunjukkan bahwa pada umur forty eight tahun, 50% dari wanita Indonesia telah mengalami menopause. Perlu adanya dukungan psikologis untuk wanita yang mengalami menopause sehingga mereka memiliki kualitas hidup yang positif, karena menopause merupakan hal yang wajar. Karena sifat gejala yang berbeda-beda pada tiap orang itu maka ada baiknya jika anda mencatat tanggal-tanggal haid anda serta gejala-gejala yang tidak biasa” yang mungkin terjadi, setelah anda mencapai atau melampaui usia forty tahun.